
Dan pada akhirnya ia yang
menyakitimu akan pergi tanpa alasan dan tanpa meninggalkan pesan.
Ia yang
selama ini kau perjuangkan dengan baik, harus pergi saat kau telah membangun
mimpi dengannya secara baik.
Seketika ia hancurkan, atas harapan dan angan
yang kau bangun perlahan-lahan.
Ditinggalkan tanpa alasan, juga ditinggal tanpa
pernah meninggalkan pesan.
Ia yang kau cintai belum tentu
menjadi cinta sejati.
Terkadang dari situlah kau belajar bagaimana tetap
berpikir baik atas apa yang telah direncanakan Tuhan.
Karenanya kau perlu tahu
dengan cara apa Tuhan akan mendewasakanmu.
Disitulah kau tahu bahwa terjaga
belum tentu akan kau miliki selamanya. Yang pernah sama-sama berjuang belum
tentu berakhir sepasang.
Ia yang bahkan tak bisa kau duga
seperti ini, dialah sendiri yang mampu menyakitimu separah ini. Kau tak mungkin
menolak, karena semuanya telah berlalu begitu saja.
Kau mungkin tidak kuasa
menahan perihnya luka dikhianati, ditinggal pergi namun kau akan mengambil
baiknya atas rasa sakit yang kau alami.
Kau begitu tulus meski diberi imbal
yang sakit, dan kau akan tahu betapa tidak baiknya jika ai berada di hidupmu.
Karenanya, untuk apa mengisi harimu
hanya untuk meratapi dia?
Apakah kau tidak berpikir bagaimana hatimu agar
sembuh seperti sediakala?
Bukan dengan meratapinya, berharap ia akan kembali
seperti semula.
Percayalah mengulang suatu hal yang pernah menyakitkan sama
saja memperparah lukamu yang masing menganga.
Kau harus kuat, karena lukamu
akan segera berganti bahagia.
Jika kau mau untuk mengikhlaskannya dan tak lagi
berharap lagi atasnya.
Sama seperti filosofi payung.
Payung memang tidak menghentikan
hujan, tapi dengan payung kita mampu berdiri di dalam hujan tanpa kebasahan.
Begitu pula dengan KESABARAN, ia mungkin tak memberi kita kemenangan.
Tapi ia
mampu memberikan kekuatan untuk menghadapi berbagai cobaan.
Karena segala macam
penderitaan yang sedang kami hadapi sekarang akan menjadikanmu semakin kuat.
Hidup ini adalah sebuah perjalanan
bukan pertandingan, jadi jangan pernah membandingkan hidupmu dengan hidup orang
lain karena setiap orang punya perjalanan hidup masing-masing.
Jika masalah dan dunia ini
membuatmu lelah jangan putus asa.
Sedih tak apa, tapi jangan lama-lama.
Tabahkan hati, terus semangati dirimu.
Semua sudah jadi ketentuan Allah.
Sabarlah pasti selalu ada hikmah.
Barangkali Allah sedang menguji karena ingin
menaikan derajatmu, atau Allah hanya rindu, hingga ingin mendengar suaramu
dalam doamu.
Satu yang pasti tetaplah jaga iman.
Dengan begitu Allah akan
selalu menjaga dan menolongmu.
Bahagia nanti akan jadi milikmu.
*tulisanwidy
Comments
Post a Comment